Kami bertutur dalam sebuah seminar masa muda, kata-kata yang masih berserakan lambat laun mulai terangkai, walau sulit bagi kami tuk menuliskannya,.
Sebuah Mimpi?... ah,. bukan, dia bukan mimpi, tapi sebuah cita, sebuah cita tentang dunia, tentang peradaban, akan hadirnya sebuah kebangkitan, dan kami sebagai pilar-pilar kokohnya.
Namun hanya sebatas tutur kawanan muda, kawanan muda yang masih banyak celah, lagi angkuh. Yakin, detik akan tawarkan warna baru, sentuha kebijakan orang tua, karna toh ini adalah tugas bersama, tak bisa dilakukan oleh Kamu atau Aku! tapi, harus berubah menjadi Kita, Bukan Kami atau Mereka, tapi Kita,. tak ada yang boleh berkhianat, walau terkadang itu adalah pilihan yang logis, masih banyak lagi yang harus disiapkan, semua ada pada waktunya, walau aku berfikir percepatan adalah pilihan.
Deretan soal ini, butuh jawaban segera, tapi, bagaimana mau menjawab, jika pertanyaannya saja belum diterjemah.
Semua harus berawal,melangkah dan terus, laksana pion dalam permainan catur, tak boleh kebelakang, hingga tiba waktunya berubah,.. Masalah,! tentu semua sadar takkan ada hal tanpa dihadiri olehnya, apapun itu, dan dia yang menambah indah kanvas lukismu, dan memang makhluk sepertimu butuh bukti.
Kapan? Kapankah kan terwujud!
Sekecil apapun itu, ia telah terwujud dalam wajah peradaban yang sedang kita bangun, mungkin belum ada hal besar yang kita lakukan, tapi aku tahu kita selalu termotivasi melakukan hal besar.......................................................................................................................
MyR
Sebuah Mimpi?... ah,. bukan, dia bukan mimpi, tapi sebuah cita, sebuah cita tentang dunia, tentang peradaban, akan hadirnya sebuah kebangkitan, dan kami sebagai pilar-pilar kokohnya.
Namun hanya sebatas tutur kawanan muda, kawanan muda yang masih banyak celah, lagi angkuh. Yakin, detik akan tawarkan warna baru, sentuha kebijakan orang tua, karna toh ini adalah tugas bersama, tak bisa dilakukan oleh Kamu atau Aku! tapi, harus berubah menjadi Kita, Bukan Kami atau Mereka, tapi Kita,. tak ada yang boleh berkhianat, walau terkadang itu adalah pilihan yang logis, masih banyak lagi yang harus disiapkan, semua ada pada waktunya, walau aku berfikir percepatan adalah pilihan.
Deretan soal ini, butuh jawaban segera, tapi, bagaimana mau menjawab, jika pertanyaannya saja belum diterjemah.
Semua harus berawal,melangkah dan terus, laksana pion dalam permainan catur, tak boleh kebelakang, hingga tiba waktunya berubah,.. Masalah,! tentu semua sadar takkan ada hal tanpa dihadiri olehnya, apapun itu, dan dia yang menambah indah kanvas lukismu, dan memang makhluk sepertimu butuh bukti.
Kapan? Kapankah kan terwujud!
Sekecil apapun itu, ia telah terwujud dalam wajah peradaban yang sedang kita bangun, mungkin belum ada hal besar yang kita lakukan, tapi aku tahu kita selalu termotivasi melakukan hal besar.......................................................................................................................
MyR


Tidak ada komentar:
Posting Komentar